Petugas BPBD Kabupaten Bekasi evakuasi warga korban banjir. FOTO : Dokumentasi BPBD Kabupaten Bekasi / bekasi24jam

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memprioritaskan perbaikan tanggul-tanggul jebol. Hal itu sebagai langakh penanganan lokasi rawan banjir di Kabupaten Bekasi.

"Ada sekitar 120-an titik rawan banjir. Saat ini kita sedang prioritaskan yang paling urgen yaitu mengenai pebaikan tanggul-tanggul yang jebol, khususnya tanggul Sungai Citarum. Jangan sampai tahun ini jebol lagi," kata Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang dikutip bekasi24jam.com, Sabtu (4/9/21).

Selain itu, kata Dani, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penanggulangan banjir tersebut.

"Untuk tahun 2022 pihaknya akan memprioritaskan pembuatan bendungan yang bisa menjadi solusi dalam penanggulangan banjir di Kabupaten Bekasi," lanjutnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, Anang Muchlis mengatakan, proses pembanggunan tanggul di Kabupaten Bekasi sudah dalam tahapan proses lelang. Terdapat dua paket yang saat ini bisa diikuti para tender untuk lelang. 

"Kami akan segera melaporkan ke Bappeda, jika pemenang lelang sudah diketahui. Hal itu untuk mempermudah informasi tentang ketersediaan yang diperlukan untuk pembangunan tanggul sungai di Kabupaten Bekasi," jelas Anang.

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan