Ilustrasi Jamban

BEKASI - Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 23 miliar untuk pembangunan ribuan jamban di rumah warga. Proyek pembangunan akan berlangsung pada September 2021.

Kabid Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Yayan Yuliandi mengatakan, pembangunan jamban itu sudah melewati proses kajian yang dilakukan pada tahun sebelumnya. Hasilnya, ada 10 ribu rumah warga tak memiliki jamban.

"Proyeksi pembangunan jamban ini sampai 2024. Jadi sepanjang itu diharapkan penggunaan helikopter (jamban di pinggir kali-red) ini sudah tidak ada lagi," kata Yayan dikutip dari laman bekasikab.go.id oleh bekasi24jam pada Senin (30/8/21).

Disebutnya, total jamban yang akan dibangun sebanyak 2.487 titik. Pembangunan akan dikerjakan secara bertahap.

"Anggaran pertama berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat sebesar Rp10,9 miliar untuk membangun 1.557 jamban di 8 desa pada tiga kecamatan. Kemudian dari APBD Kabupaten Bekasi tahun 2021 sebesar Rp12,8 miliar yang dialokasikan untuk membangun 930 jamban di tujuh desa dan tujuh kecamatan," lanjutnya.

Lebih lanjut, kata Yayan, pihaknya telah mendata warga yang akan menerima manfaat program tersebut. 

"Kemudian pembangunannya juga swakelola dengan kelompok masyarakat sekitar. Warga penerima manfaat dapat mengawasi hasil pembangunan agar sesuai dengan yang dianggarkan," ungkapnya.

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan