BEKASI 24 JAM

Ridwan Kamil Bagi Tiga Kategori Dalam Tes Masif Covid-19 di Jabar

BEKASI - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan tes cepat masif diperuntukan untuk tiga kategori. Pedagang pasar masuk ke dalam kriteria untuk mengikuti rapid test covid-19.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat konfrensi Pers di Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/3/20). "

Kategori a mereka yang dekat dan berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan lingkaran keluarga, tetangga dan pertemanan dari pada pasien juga yang mereka berada di garis depan masuk kategori a. Besok mulai di tes oleh ribuan tes kid hitungan 15 menit akan keluar. Dalam bentuk tes di fasilitas kesehatan, rumah sakit yang telah ditentukan," kata Ridwan Kamil.

Selanjutnya, Ridwan Kamil menjelaskan, mengenai kategori B yakni mereka yang memiliki profesinya punya interaksi sosial yang masif. Diantaranya, para pejabat publik, tokoh agama, hingga pedagang pasar tradisional. "

Seperti rekan rekan wartawan sendiri, petugas transportasi di bandara dan terminal, para ulama, para pejabat publik yang rajin berinterakis dengan publik, para pedagang pasar dan lainnya, ini yg di berikan pilihan untuk tes yang sangat baik kemudian jauh dari interaksi fisik sehingga kemungkinan dilakukan di lapangan terbuka termasuk Parkir Stadion yang sudah di siapkan seperti halnya di Jalak Harupat maupun di Stadion Patriot Bekasi," ungkapnya. "

Kemudian kategori C mereka yang bergejala apapun penyakitnya tapi karena gejala mirip mirip itu yang dilakukan tes," lanjutnya. Ia pun menegaskan, tes masif ini tidak dilakukan untuk semua orang. Akan tetapi bagi kelompok warga yang berpotensi memiliki interaksi sosial. "

Tes masif ini bukan untuk semua orang sekali lagi, ini hanya untuk sekelompok orang-orang Jawa Barat yang punya potensi harus diwaspadai dan juga dicurigai pola interaksi sosial seperti yang saya sampaikan," pungkasnya.

Baca Juga:

TERKINI

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Kota Bekasi 2 Juli 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan Juli 2020. Berikut jad [...]

Temuan 19 Buruh Terpapar Covid-19, Salah Satu Pabrik di Cikarang Tutup Sementara

BEKASI - Sebanyak 19 buruh terpapar Covid-19 di salah satu pabrik wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi [...]

Wow, Ada Limbah Medis Covid-19 di TPA Sumur Batu

BEKASI - Setumpuk limbah medis ditemukan bercampur bersamaan dengan sampah rumah tangga di Tempat Pe [...]

Hari Ini Pendaftaran PPDB Online Tingkat SMP di Kota Bekasi, Simak Informasinya

BEKASI - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online di Kota Bekasi resmi dilaksanakan hari ini, R [...]

Jadwal Pemadaman Listrik di Bekasi 23 Juni 2020

BEKASI - PT. Perusahan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan ULP Babelan akan [...]

Jadwal SIM Keliling di Kota Bekasi 22 Juni 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan Juni 2020. Beriku [...]

Cerita Anak Bekasi Terjebak di Gerbong KRL Karena Ketiduran

BEKASI - Seorang penumpang commuter line, Abdul (23) terjebak di dalam gerbong tujuan akhir Stasiun Bekasi, Jawa Bara [...]

Jangan Panik! Ada Dispensasi, SIM Bisa Diperpanjang Tanpa Membuat Baru

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota memberikan dispensasi perpanjangan SIM yang berakhir sepanjang pen [...]

Mini Market Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,4 Miliar

BEKASI - Sebuah gerai mini market di Jalan Pesona Anggrek, RT 012, RW 27, Kelurahan Harapan Jaya, Be [...]

Cerita Warga Bekasi 'Ngurus' Perpanjang SIM

BEKASI - Beragam cerita warga Kota Bekasi dibagikan selama mengurus perpanjang Surat Izin Mengemudi [...]