Pelantikan Bupati Bekasi di Gedung Sate, Bandung, Rabu (12/6/19). Foto: Instagram @ridwankamil

KABUPATEN BEKASI - Bupati Bekasi Definitif, Eka Supria Atmaja menyebut ada empat sektor menjadi prioritas utama. Satu diantaranya sektor infrastrukur dalam perbaikan jalan rusak di Kabupaten Bekasi.

Hal itu dungkapkan setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung, Rabu (12/6).

Menurut Eka, terdapat 28 titik perbaikan jalan di Kabupaten Bekasi seperti peningkatan Jalan Raya Batas Kota Bekasi hingga ke Kecamatan Babelan kini masuk dalam proses lelang. Penanganan longsor badan jalan di Jalan Karang Satria-Puloputer pun telah masuk dalam anggaran tahun 2019.

"Peningkatan Jalan Kalimalang dari Batas Kota sampai Cibitung, Pembangunan 17 Jembatan diantaranya Lanjutan Pembangunan Jembatan Pebayuran – Rengasdengklok dan , Pembangunan Jembatan Pantai Bakti Tahap II, dari segi infrastruktur pendidikan 41 Bangunan SD dan 11 Bangunan SMP akan di rehab total, untuk infrastruktur kesehatan juga akan difokuskan pada pembangunan 11 puskesmas baru dan 3 Puskesmas yang akan di rehab total," tutur Eka.

Lebih lanjut, di masa jabatan 2017-2022, Eka akan mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP). Langkah itu dilakukan agar memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun investor dalam berusaha di Kabupaten Bekasi.

"Kita akan memastikan jajarannya untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk pendirian Mal Pelayanan Publik tersebut," tuturnya.

Lebih lanjut, Eka menyoroti masalah pengangguran di Kabupaten Bekasi. Diakui, permasalahan itu membutuhkan perhatian yang serius sehingga segera berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Barat untuk mereancang aturan yang memuat tentang penyerapan tenga lokal. 

"Program peningkatan kesempatan kerja yakni dengan pelatihan dan sertifikasi calon tenaga kerja agar dapat langsung diserap oleh industri di Kabupaten Bekasi, serta pelatihan bagi masyarakat produktif dalam rangka mengurangi angka pengangguran (wirusaha mandiri)," pungkasnya.

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan