Antrean penumpang KRL di Cikarang. Foto : Istimewa

BEKASI - PT. Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut ada penurunan jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) selama kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Jumlah penumpang KRL dikisaran 52 ribu orang perhari.

"Penurunan disebabkan jumlah penumpang dibatasi hanya 35 persen dari total kapasitas yang ada," kata Direktur Utama PT. KAI, Didiek Hartantyo, saat Webinar Kemerdekaan, Rabu (18/8/21).

Ia menjelaskan, selama menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, semula untuk satu kereta jumlah keterisian penumpang 200 ribu orang.

"Selama PPKM kami menjalankan protokol kesehatan dengan baik di mana keterisian KRL hanya 35 persen, yang semula 200 ribu untuk satu kereta menjadi 72 (ribu) orang, terakhir PPKM turunkan menjadi 52 (ribu) orang," ucapnya.

Jika dibandingkan pada sebelum pandemi covid-19 di Indonesia, Ia menyebut, jumlah penumpang KRL mencapai 1,2 juta perhari. (Setiawan/bekasi24jam)

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan