Petugas bongkar tenda darurat di RSUD Kota Bekasi, Selasa (3/8/21). FOTO : STW/BEKASI24JAM

BEKASI - Sebanyak sembilan tenda darurat di RSUD Kota Bekasi, telah dibongkar, Selasa (3/8/21). Hal ini dilakukan setelah tingkat keterisian tempat tidur di RSUD Kota Bekasi menurun.

 

Direktut Utama RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi mengatakan, saat ini tingkat keterisian sudah berada di 56 persen dari total kapasitas untuk perawatan covid-19 berjumlah 580 tempat tidur. Penurunan terjadi sejak tanggal 23 Juli 2021 lalu.

 

"Pembongkaran tenda karena memang tenda-tenda ini tentunya tidak dipakai lagi pasien karena triase ke IGD," kata Kusnanto saat dikonfirmasi, Selasa (3/8/21) Sore.

 

Menurutnya, jumlah pasien covid-19 yang masih dilakukan perawatan di RSUD Kota Bekasi ditempatkan di tiga lokasi, yakni Gedung Alamanda, F dan E.

 

"Masih sebagian skrining di IGD untuk kita pindahkan, ketika konfrimasi positif kita pindahkan ke Gedung Alamanda, F dan E," ungkapnya.

 

Sebelumnya, sembilan tenda darurat di RSUD Kota Bekasi dibangun untuk difungsikan sebagai triase, atau menampung serta skrining pasien yang datang. Tenda-tenda dari BPBD Kota Bekasi dan Kementerian Sosial itu didirikan mulai akhir Juni 2021 lalu.

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan