BEKASI 24 JAM

Hari Kedua, 700 Alat Rapid Test Covid-19 Untuk Tokoh Masyarakat dan Agama di Kota Bekasi

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menggelar rapid test di hari kedua pada Kamis (26/3/20). Sebanyak 700 alat rapid test digunakan pada tahap ini untuk tokoh masyarakat dan agama di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, rapid test di hari pertama telah rampung seluruhnya pada Rabu (25/3/20) Kemarin. Seluruh petugas medis yang bertugas serta warga yang berstatus Orang Dalam Pengawaan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan yang berada di sekitarnya yang telah melakukan rapid test saat ini sedang direkap hasilnya.

"Simulasi dan pelatihan teman-teman analis dan tim medis setelah makan siang mereka langsung mengambil sampel sampel dari terduga ODP dan PDP. Kemudian orang yang di track lingkungan  sekitar, hubungan interaksi terhadap yang positif. Semalam jam 6 itu selesai. Hasilnya sudah bisa dilihat tapi yang mengumumkan nanti pak gubernur saya tidak berhak untuk mengumumkan sedang direkap," kata pria yang akrab disapa pepen itu, di Stadion Patriot Candrabhaga, Kamis (26/3/20).

"Hari ini mereka membawa sekitar 700an rapid test kepada tokoh masyarakat, ulama, pemuka agama, orang-orang yang berinteraksi di sekitar kelurahan itu dengan banyak orang," lanjutnya.

Menurutnya, pada rapid test tahap kedua ini diambil secara acak di 12 Kecamatan Kota Bekasi. Hal itu menjadi indikator agar dapat mengambil langkah-langkah oleh pemerintah. 

"Kita ambil acak pak Gubernur minta ini diacak lihat tingkat penyebaran dari 12 Kecamatan yang ada 56 Kelurahan, kira kira dari indikator itu apa yang bisa sekiranya menjadi langkah lebih lanjut. Insya allah hari ini selesai jam 12," ungkapnya.

Pepen menambahkan, nantinya hasil rekap itu akan dilaporkan ke Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Jumat (27/3/20) Malam.

"Kurang sedikit saya masih kasih waktu sampai nanti malam besok tinggal merekap semua selesai jumat malam saya kirim ke pak Gubernur," pungkasnya.

Baca Juga:

TERKINI

Promag Herbal Galakan Aksi Penyemprotan Disinfektan ke Sejumlah Masjid di Bekasi

BEKASI - Untuk mengantisipasi penyebaran wabah Virus Covid-19 yang semakin meluas di Kota Bekasi, Ka [...]

Summarecon Kembangkan Hunian Sehat dan Kekinian di Bekasi, Simak Detailnya

BEKASI - PT. Summarecon Agung Tbk merilis sebuah hunian sehat dengan desain kekinian, Magenta Reside [...]

Sempat Terdampak Pandemi Covid-19, Tiga Binaan UMKM Pertamina EP Asset 3 Kini Berikan Bantuan Untuk Tenaga Medis

BEKASI - Pandemi covid-19 menghantam beberapa aspek kehidupan. Termasuk pada sektor perekonomian UMKM. Sejumlah usaha [...]

Fakta-fakta Jambret HP Iphone 7 Dikeroyok Massa di Bekasi

BEKASI - Belakangan media sosial diramaikan oleh penangkapan pelaku pencurian yang dikeroyok massa h [...]

Cara Pendaftaran PES Mobile Bekasinians Cup Season 1

BEKASI - Bekasi 24 Jam akan mengadakan Pro Evolution Soccer (PES) Mobile bertajuk BEKASINIAN CUP Season 1.

Pengendara Baktor Tewas Tertimpah Pohon Tumbang

BEKASI - Pengendara bak motor (baktor) tewas tertimpa pohon tumbang di Kampung Pemahan RT 01, RW 005 [...]

Dukung Pengembangan Kualitas SDM, Kalbis Institute Berikan Beasiswa Untuk Perkumpulan Strada

JAKARTA - Kalbis Institute berikan beasiswa kepada lembaga pendidikan Katolik yang berfokus pada pem [...]

Suasana Kemerdekaan, Prajurit Yonif Mekanis 202/Tajimalela Dikukuhkan di Atas Puncak Gunung Lingga

BEKASI - Dalam suasana kemerdekaan, para prajurit Yonif Mekanis 202/Tajimalela melakukan pengukuhan [...]

Pertamina EP Asset 3 Tambun Field Salurkan Bantuan Penanganan Covid-19

BEKASI - Pertamina EP Asset 3 Tambun Field kembali salurkan berbagai bantuan untuk dukung upaya Peme [...]

Detik-detik Penangkapan Ganja 500 Kilogram di Bekasi

BEKASI - Badan Narkotika Nasiomal (BNN) tangkap dua orang pembawa ganja seberat 500 kilogram dari tr [...]