BEKASI 24 JAM

Kecewa! Ini Pernyataan Peserta Rapid Test Covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga

BEKASI - Salah seorang dokter berinisial W yang merupakan peserta rapid test covid-19 mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengaku tidak menyangka rapid test covid-19 tidak menggunakan sistem drive thru seperti yang dijanjikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

"Jadi waktu saya masuk, saya benar-benar jujur saya kecewa sama sitem yang dilakukan sama Dinkes Kota Bekasi. Ini namanya mengumpulkan massa, yang saya harapkan yang di koordinasikan sebelum saya datang itu dikatakan bahwa sistemnya driver thru, tapi ternyata pas saya sampai di lokasi saya lihat massa di kumpulkan sebegitu banyak tanpa APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap," kata Dokter W usai melakukan rapid test covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (25/3/20).

Ia menceritakan, kondisi ini berbanding terbalik dengan anjuran pemerintah yang menyarankan untuk 'social distancing' dan tidak berkumpul dalam keramaian. 

"Jujur saya benar-benar kecewa banget, Pak Ridwan (Kamil) kami ini bagaimana pak, kok mengumpulkan massa, bukannya anjuran pemerintah itu tidak boleh mengumpulkan massa, karena ini semuanya tenaga medis. Kami semua beresiko menularkan. Satu aja yang positif, otomatis semua di stadion hari ini yang datang kemungkinan bisa positif corona," lanjutnya.

Dirinya menggambarkan, seharusnya rapid test berjalan seperti apa yang sudah dilakukan oleh Korea Selatan. 

"Kita lihat mereka itu tenaga medis yang melakukan pemeriksaan swab, itu menggunakan APD lengkap. Kemudian pasien atau pasien-pasien tersangka ODP atau PDP dengan gejala itu menggunakan drive thru, jadi hanya komunikasi satu antara satu, gak begini sistemnya," ungkapnya.

Baca Juga:

TERKINI

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Kota Bekasi 2 Juli 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan Juli 2020. Berikut jad [...]

Temuan 19 Buruh Terpapar Covid-19, Salah Satu Pabrik di Cikarang Tutup Sementara

BEKASI - Sebanyak 19 buruh terpapar Covid-19 di salah satu pabrik wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi [...]

Wow, Ada Limbah Medis Covid-19 di TPA Sumur Batu

BEKASI - Setumpuk limbah medis ditemukan bercampur bersamaan dengan sampah rumah tangga di Tempat Pe [...]

Hari Ini Pendaftaran PPDB Online Tingkat SMP di Kota Bekasi, Simak Informasinya

BEKASI - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online di Kota Bekasi resmi dilaksanakan hari ini, R [...]

Jadwal Pemadaman Listrik di Bekasi 23 Juni 2020

BEKASI - PT. Perusahan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan ULP Babelan akan [...]

Jadwal SIM Keliling di Kota Bekasi 22 Juni 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan Juni 2020. Beriku [...]

Cerita Anak Bekasi Terjebak di Gerbong KRL Karena Ketiduran

BEKASI - Seorang penumpang commuter line, Abdul (23) terjebak di dalam gerbong tujuan akhir Stasiun Bekasi, Jawa Bara [...]

Jangan Panik! Ada Dispensasi, SIM Bisa Diperpanjang Tanpa Membuat Baru

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota memberikan dispensasi perpanjangan SIM yang berakhir sepanjang pen [...]

Mini Market Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,4 Miliar

BEKASI - Sebuah gerai mini market di Jalan Pesona Anggrek, RT 012, RW 27, Kelurahan Harapan Jaya, Be [...]

Cerita Warga Bekasi 'Ngurus' Perpanjang SIM

BEKASI - Beragam cerita warga Kota Bekasi dibagikan selama mengurus perpanjang Surat Izin Mengemudi [...]