BEKASI 24 JAM

Untuk Siapa Saja Tes Masal Covid-19? Ini Penjelasannya

BEKASI - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan, tidak semua masyarakat dapat melakukan tes masal. Lalu untuk siapa saja tes masal itu?

Secara detail, Ridwan Kamil menjelaskan, tes masal yang akan dilakukan di tiga Stadion di Jawa Barat secara bertahap. Tahap awal tes masal diperuntukan bagi warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Tenaga Medis.

"Siapakah yang harus di tes masal di tahap satu semua yang ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan 50 orang yang terdekat dari ODP itu. Karena teori kesehatan mengatakan potensi ada di sana. Sama juga semua PDP dan 50 yang terdekat dari PDP. Sama juga yang positif dan 50 yang terdekat dari positif," jelas Ridwan Kamil kepada wartawan.

Ridwan Kamil menambahkan, tahap kedua akan setelah alat kesehatan datang dengan jumlah yang banyak. Pada tahap ini diberikan untuk masyarakat melaporkan ingin dites dengan verifikasi tertentu.

"Yang terpenting media sampaikan tidak semua ingin di tes karena tidak mungkin. Di Korea Selatan saja ari 45 juta penduduknya sebagai negara yang tercanggih tes masalnya hanya 200 ribu yang di tes," tuturnya.

"Yang terpenting media sampaikan tidak semua ingin di tes karena tidak mungkin. Di Korea Selatan saja dari 45 juta penduduknya sebagai negara yang tercanggih tes masalnya hanya 200 ribu yang di tes," tuturnya.

"Jadi ini harus diclearkan karena masuk ke saya 'kapan saya di tes pak?' menganggap semua seperti sensus harus di tes. Jawabannya tetap harus di screaning dan ada kriteria. Sehingga pola penyebarannya kemana saja dan kita doakan trennya makin menurun," pungkasnya.

Baca Juga:

TERKINI

Proban Motoparts Capai 100 Outlet

BEKASI - Jelang perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah, PT. Proban Otsburg Trisakti, Proban Motoparts kini [...]

Berikut Link Pendaftaran Event Gelar Lapak Online Ramadhan (Geloran)

BEKASI - Bekasi 24 Jam konsisten mendukung pelaku UMKM Bekasi untuk berkembang dalam usahanya lewat jagat maya.  [...]

Mau Mulai Usaha Tanpa Ribet dan Menghasilkan? Simak Ini

BEKASI - Jumlah kendaraan bermotor di Indonesia telah mencapai lebih dari 133 juta unit pada tahun 2 [...]

Yuk Ikutan Twibbonize Challange 'Sejuknya Ramadhan Bersama Bekasi 24 Jam', Total Hadiah Rp. 250 Ribu

BEKASI - Menyambut bulan Ramadhan, Tim Bekasi 24 Jam mengadakan beberapa event. Salah satunya Twibbonize Challange &# [...]

Kemenkes, IDI dan MUI Sepakat Vaksinasi Covid-19 Tetap Berjalan Saat Bulan Ramadhan

JAKARTA - Kementerian Kesehatan, bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Majelis Ulama Indonesia sepakat vaksinasi [...]

Catatan Jasa Marga Ada 351 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Pada Libur Jumat Agung

BEKASI - Sebanyak 351.256 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek pada libur panjang Jumat Agung. [...]

Tega! Wanita Tuna Rungu Diduga Dicekoki Miras Sebelum Jadi Korban Pemerkosaan

BEKASI - NS (20), wanita penyandang disabilitas diduga menjadi korban pemerkosaan oknum anggota perl [...]

Insiden Pengendara Ngamuk Hinga Rusak Rambu Lalin di Kalimalang, Ini Kata Dishub

BEKASI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi membenarkan insiden pengendara mobil mengamuk dan me [...]

Viral Pria Bertubuh Tegap Ngamuk Rubuhkan Rambu Lalin Larangan Putar Balik di Bekasi

BEKASI - Seorang pengendara mobil mengamuk di Jalan KH. Noer Ali Kalimalang, Kota Bekasi, Jawa Barat [...]

Gegara Ribut Masalah Cewek Dua Pria Terlibat Perkelahian Berujung Penjara

BEKASI - Seorang pria berinisial ST (20) terkapar pingsan setelah dihantam knalpot oleh AR (22) di halaman parkir sup [...]