Ilustrasi Pernikahan

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menghimbau agar masyarakat yang hendak melakukan resepsi pernikahan untuk ditunda. Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, usai konfrensi pers di Gedung Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kamis (19/3/20).

Menurut Tri, Hal itu dilakukan untuk upaya pencegahan corona ditengah masyarakat. Terlebih dari hasil Litbangkes, tercatat sudah ada sembilan orang positif covid-19.

"Dihimbau untuk ditunda resepsinya kalau untuk (akad) nikahnya kan itu udah bagian dari kodrat harus dilaksanakan tapikan tak perlu mengundang banyak-banyak (orang). Akad nikah itu cuma cukup 5 (orang) kalo gak salah syaratnya wali ada saksi ada mempelai laki perempuan berarti cuma lima orang cukup," kata Tri kepada wartawan, Kamis (19/3/20).

Tri menambahkan, meski telah dipersiapkan secara matang, warga yang hendak melakukan respsi pernikahan untuk mempertimbangkannya. 

"Ya kan sama dengan posisi kita mau berangkat umroh yang mau berangkat umroh aja udah pesen yang namanya tiket pesawat, inilah sekarang yang diperlukan adalah saling pengertian berpfikir kalau dirinya meyelamatkan orang lain harus selamatkan diri kita. Ya sekarang yang diperlukan adalah semua kompak warga ikut garis kebijakan insha allah pemerintah akan memberikan sesuatu demi kepentingan warga masyarakatnya sampai terkahir kalau kita perlu melockdown itu adalah kepentingan semua bukan kepentingan pak Wali atau pak Wakil semata demi keselamatan 2,4 juta warga," pungkasnya.

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan