Kantor Imigrasi Kelas 2 Non TPI Bekasi (17/3/20)

BEKASI - Mewabahnya virus covid19 (corona) di Indonesia membawa dampak terhadap permohonan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas 2 Non TPI Bekasi, Jawa Barat, Selasa (17/3/20). Tercatat jumlah pemohon hanya 50 persen dari kuota yang disediakan oleh pihak Imigrasi.

"Terkait ada Covid-19 pemohonan paspor tentunya menurun jadi sehari kita berikan kuota 150 yang mendaftar beberapa hari ini menjadi 50 sampai 80 orang jadi kurang lebih penurunan persentase 50 persen yang menggunakan permohonan paspor," kata Kepala Seksi Dokumen dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Kelas 2 Non TPI Bekasi, B. Oni Armadia kepada bekasi24jam.com, Selasa (17/3/20).

"Sejak tanggal 3 februari sampai hari ini permohonan semakin hari semakin menurun," lanjutnya.

Oni menambahkan, penurunan permohonan pembuatan paspor juga disebabkan ditiadakannya sementara perjalanan umroh oleh Pemerintah Arab Saudi.

"Hal itu juga mempengaruhi jadi mungkin jumlah pemohon terkait yang ingin melakukan perjalanan haji umroh," ungkapnya.

Lebih lanjut, Oni menjelaskan, pihaknya turut melakukan upaya antisipasi penyebaran virus corona di Kantor Imigrasi. Hal ini dilakukan dengan menyediakan handsanitizer di setiap sudut ruangan. 

"Kemudian dari cleaning service kita membersihkan bagian-bagian yang sering dipegang pemohon kemudian juga kita membagikan masker untuk petugas dan pemohon kemudian untuk petugas yang bersemtuhan langsung dgn dokumen kita berikan sarung tangan kita juga bagikan vitamin untuk peningkatan daya tahan tubuh," pungkasnya.

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan