BEKASI 24 JAM

51 Warga Kabupaten Bekasi Terserang DBD

CIKARANG - Sebanyak 51 warga Kabupaten >Bekasi, terserang >Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, Sri Enny, Kamis (12/3/20).

Menurutnya, 51 orang terkena DBD merupakan akumulasi dari bulan Januari hingga Februari 2020. Dirinya mengklaim jumlah itu terbilang menurun jika dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2019.

"Alhamdulillah terjadi penurunan kasus dari tahun yang lalu dibulan yang sama, yaitu di bulan Januari 2019 awalnya 85 kasus, sekarang menurun menjadi 30 kasus, dan di bulan Februari 2019 sebanyak 152 kasus, dan berhasil menurun menjadi 21 kasus,” terangnya.

Menurutnya, data kasus DBD tertinggi per kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi sepanjang tahun 2020 ini berada di Kecamatan Setu, Kecamatan Tarumajaya dan Kecamatan Cibarusah.

“Sebenarnya sebaran kasus DBD merata di setiap Kecamatan, namun jika dilihat kasus DBD tertinggi ada di Kecamatan tersebut, kasus DBD juga banyak terjadi pada usia rata-rata 12-44 tahun,” jelasnya.

Guna semakin menekan angka penyebaran kasus DBD, Sri Enny memaparkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi telah melakukan upaya-upaya penanggulangan DBD, diantaranya :

1. Pembentukan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (Juru Pemantau Jentik) atau G1R1J 

2. Penyuluhan di setiap puskesmas dalam rangka penyebaran informasi terkait gertak PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) 

3. Gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Memantau, dan Menimbun)

Kadinkes Kabupaten Bekasi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan diri, rumah dan lingkungan. Terutama untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dimana sampah yang dibuang sembarangan nantinya akan menjadi tempat jentik nyamuk untuk tumbuh dan berkembang. 

“Banyak faktor terjadinya kasus DBD, salah satunya peralihan dari musim hujan ke musim panas. Mulailah dari hal kecil dulu saja, seperti tidak membuang sampah sembarangan, itu hal kecil tetapi dapat berdampak besar,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Sri Enny juga mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk mulai peduli dengan GERMAS (Gerakan Masyarakat) sehat, guna meningkatkan kualitas hidup dan terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya DBD.

“Saya mengajak untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, untuk peduli akan GERMAS sehat, karena sehat dimulai dari diri kita sendiri.” Tutupnya.

Perlu diketahui, Gerakan Masyarakat Sehat merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. 

Berdasarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2017, GERMAS bertujuan untuk mewujudkan peningkatan edukasi hidup sehat, peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan perilaku hidup sehat, dan peningkatan aktivitas fisik.

Baca Juga:

Berikut Cuplikan Videonya :

TERKINI

Terlilit Hutang, Pria Ini Nekat Martil Dua Pemilik Warung di Bekasi Utara

BEKASI - YI (36), pria yang memukul dua orang pemilik warung digelandang ke Polsek Bekasi Utara, Kam [...]

Hari Ini Layanan GoRide Kembali Beroperasi di Kota Bekasi

BEKASI - Layanan GoRide kembali beroperasi di Kota Bekasi, dengan protokol kesehatan yang berlaku, K [...]

Jadi Tujuan Wisata Pesepeda, Curug Parigi Berbenah

BEKASI - Curug Parigi yang terletak di Pangkalam 5, Bantargebang, jadi lokasi wisata pesepeda dan ma [...]

Pemkot Bekasi Izinkan Ojol 'Narik' Penumpang Muli 9 Juli 2020

BEKASI - Pemkot Bekasi telah mengizinkan ojek online (ojol) mengangkut penumpang. Hal itu disampaika [...]

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Kota Bekasi 6 Juli 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan [...]

Polisi Amankan Motor Tanpa Surat di Stadion Wibawamukti

CIKARANG - Polisi menggelar cipta kondisi di sekitar Stadion Wibawamukti, Cikarang Timur, Kabupaten [...]

Laki-laki Berusia 45 Tahun Tergeletak Bersimbah Darah di Pengasinan

BEKASI - Seorang laki-laki berusia 45 tahun tergeletak bersimbah darah di Jalan Kapuk Raya, RT 04 RW [...]

Cegah DBD, Fatigon Gerakan Aksi Fogging di Tambun

BEKASI - Di tengah kekhawatiran penularan virus Corona, warga mulai mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah dengeu [...]

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Kota Bekasi 2 Juli 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan Juli 2020. Berikut jad [...]

Temuan 19 Buruh Terpapar Covid-19, Salah Satu Pabrik di Cikarang Tutup Sementara

BEKASI - Sebanyak 19 buruh terpapar Covid-19 di salah satu pabrik wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi [...]