BEKASI 24 JAM

5 Fakta Video Viral Guru Pukul Siswa SMA Negeri 12 Kota Bekasi

BEKASI -Sebuah video tindakan pemukulan siswa yang dilakukan seorang guru di SMA Negeri 12 Kota Bekasi mendadak menjadi bahan pembicaraan. Video itu sempat viral di sejumlah media sosial facebook, dan instagram sejak, Selasa (13/2/20).

Berikut kumpulan fakta-faktanya yang dirangkum oleh bekasi24jam.com.

1. Siswa Kena Hukuman Karena Terlambat

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat salah seorang guru SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Idiyanto itu tengah menghukum siswa. Guru yang diketahui mengajar Geografi sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan itu, melakukan aksi pemukulan kepada siswa yang dihukum beberapa kali. 

"Memang awalnya kejadiannya karena keterlambatan siswa di sekolah ini sangat banyak sejumlah 172 siswa, 100 siswa perempuan dan 72 laku-laki," kata Wakil Humas SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Irna Tiqoh, Kamis (13/2/20).

"Dari staf humas mengambil alih dilakukan pembinaan melakukan baris berbaris tetapi waka kesiswaan turun untuk ikut membantu melihat kerapihan anak-anak tiba-tiba terjadi pemukulan itu, mungkin karena si siswa itu tidak mendengarkan dengan baik," lanjut Irna.

2. Guru Pemukul Murid Tempramental

Guru yang melakukan pemukulan terhadap murid di SMA Negeri 12 Kota Bekasi memiliki sifat tempramental. Kejadian itu juga sempat terjadi beberapa saat lalu.

"Tetapi sikap itu sebetulnya tujuannya ingin kedisiplinan dapat ditegakan. Hanya caranya yang mungkin tidak tepat. Kalau kejadiannya kekerasan memang pernah terjadi kepada siswa kami tapi masih bisa di toleransi artinya si siswa merasa memiliki kesalahan," kata Wakil Humas SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Irna Tiqoh, Kamis (13/2/20).

3. Disdik Kota Bekasi Sesalkan Pemukulan Siswa oleh Guru

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengaku menyesalkan kejadian pemukulan siswa oleh salah satu guru di SMA Negeri Kota Bekasi. Menurutnya, sanksi yang diberikan siswa tidak harus menggunakan kekerasan fisik.

"Saya minta kepada yang bersangkutan untuk melakukan permohonan maaf kepada siswa-siswa yang dilakukan pemukulan. Supaya tidak terjadi kesalahpahaman," kata Inayatullah (13/2/20).

4. Penyebar Video Pemukulan Merupakan Mantan Siswa SMA Negeri 12 Kota Bekasi

Aksi pemukulan siswa oleh guru SMA Negeri 12 Kota Bekasi beredar di media sosial. Video itu diunggah pertama kali diunggah atas nama Dapoy di Facebook.

Wakil Humas SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Irna Tiqoh mengatakan, siswa tersebut sudah mengundarkan diri sejak 2019 lalu. 

"Dia bukan siswa kami lagi. Mungkin dari teman-temannya yang di sini, yang videoin memang murid kita, tapi yang menyebar bukan urid murid kita," tutur Irna, Kamis (13/2/20).

5. Disdik Usulkan Guru Pemukul Siswa Tidak Lagi Mengajar di Kota Bekasi

Dinas Pendidikan mengusulkan agar guru yang terlibat dalam video aksi pemukulan siswa tidak lagi mengajar di Kota Bekasi. 

"Dinas Pendidikan membuat surat ditandangani Wali Kota guru tersebut tidak mengajar di Kota Bekasi. Sanksi ditangani oleh Provinsi Jawa Barat," tegas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, Kamis (13/2/20).

Baca Juga:

TERKINI

Terlilit Hutang, Pria Ini Nekat Martil Dua Pemilik Warung di Bekasi Utara

BEKASI - YI (36), pria yang memukul dua orang pemilik warung digelandang ke Polsek Bekasi Utara, Kam [...]

Hari Ini Layanan GoRide Kembali Beroperasi di Kota Bekasi

BEKASI - Layanan GoRide kembali beroperasi di Kota Bekasi, dengan protokol kesehatan yang berlaku, K [...]

Jadi Tujuan Wisata Pesepeda, Curug Parigi Berbenah

BEKASI - Curug Parigi yang terletak di Pangkalam 5, Bantargebang, jadi lokasi wisata pesepeda dan ma [...]

Pemkot Bekasi Izinkan Ojol 'Narik' Penumpang Muli 9 Juli 2020

BEKASI - Pemkot Bekasi telah mengizinkan ojek online (ojol) mengangkut penumpang. Hal itu disampaika [...]

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Kota Bekasi 6 Juli 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan [...]

Polisi Amankan Motor Tanpa Surat di Stadion Wibawamukti

CIKARANG - Polisi menggelar cipta kondisi di sekitar Stadion Wibawamukti, Cikarang Timur, Kabupaten [...]

Laki-laki Berusia 45 Tahun Tergeletak Bersimbah Darah di Pengasinan

BEKASI - Seorang laki-laki berusia 45 tahun tergeletak bersimbah darah di Jalan Kapuk Raya, RT 04 RW [...]

Cegah DBD, Fatigon Gerakan Aksi Fogging di Tambun

BEKASI - Di tengah kekhawatiran penularan virus Corona, warga mulai mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah dengeu [...]

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Kota Bekasi 2 Juli 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan Juli 2020. Berikut jad [...]

Temuan 19 Buruh Terpapar Covid-19, Salah Satu Pabrik di Cikarang Tutup Sementara

BEKASI - Sebanyak 19 buruh terpapar Covid-19 di salah satu pabrik wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi [...]