BEKASI 24 JAM

Jaga Ketahanan Energi Nasional, Pertamina EP Asset 3 Berinovasi

BEKASI - Pertamina EP Asset 3 terus melakukan inovasi dalam menjaga ketahanan energi nasional. Hal ini mengingat sebagian besar wilayah kerja Pertamina EP Asset 3 merupakan lapangan migas tua (Brown Field). 

General Manager Pertamina EP Asset 3, Wisnu Hindadari mengatakan, inovasi dan melakukan banyak improvisasi dinilai penting untuk menahan laju decline point produksi migas serta menghasilkan nilai tambah bagi Negara.

"Tahun 2019 ini, Pertamina EP Asset 3 berhasil mengeksekusi berbagai inovasi dan improvisasi yang terbukti mampu mendukung peningkatan produksi di lingkungan Asset 3. Diantara puluhan inovasi tersebut, empat mendapatkan penghargaan Platinum di ajang UIIA (Upstream Improvement & Inovation Awards), yakni penghargaan tertinggi di lingkungan Hulu di Pertamina," kata Wisnu, Senin (23/12/19). 

Menurutnya, inovasi pertama diusung oleh tim Iprove Atom menciptakan BASI system yang mampu mengatasi masalah unplanned shutdown atau tidak lagi bekerjanya alat pemisah minyak, gas dan air yang keluar dari dalam perut bumi karena kehabisan daya, yang mana hal ini dapat mengakibatkan kerugian bagi Perusahaan maupun lingkungan sekitar. Penerapan BASI system selama beberapa bulan di lingkungan Pertamina EP Asset 3 mampu memberikan nilai tambah sebesar 1,8 miliar rupiah.

"Berikutnya tim PC Prove Radja Tiga mengusung inovasi Pressure Swing Adsorption natural gas (PSA) yang mampu meningkatan sales gas dan performance production di Stasiun Pengumpul Randegan Jatibarang Field, melalui inovasi ini jumlah kandungan CO2 yg terkandung dalam gas bumi dapat diturunkan hingga dibawah 5%mol sehingga gas yg dihasilkan bisa dikonsumsi oleh berbagai konsumen diantaranya Pabrik Kapur, Pabrik Keramik dan Pabrik Genteng. Inovasi pemurnian gas dengan cara pemisahan gas karbondioksida ini mampu meningkatkan penjualan gas bumi lapangan Randegan dari 0,3 Juta Standar Kaki Kubik diawal 2019 menjadi 1,2 Juta Standar Kaki Kubik menjelang akhir 2019 dan memberikan nilai tambah bagi Perusahaan sebesar IDR 6 M. Ditahun 2020, melalui inovasi PSA ini ditargetkan penjualan gas dapat meningkat hingga 1,9 Juta Standar Kaki Kubik, yg artinya tambahan produksi Migas di Kabupaten Majalengka," lanjutnya. 

Tim PC Prove Sea Waroc dengan inovasi tekhnologi pencegahan marine growth yang disebut Sea Waroc. Marine growth atau tumbuhnya organisme laut yang menempel pada pipa produksi minyak bumi lepas pantai Pertamina EP Asset 3 Jatibarang Field sangat menganggu proses produksi minyak bumi di lapangan lepas pantai X-ray Pertamina EP yang terletak di sekitar Laut Jawa. Penggunaan Sea Waroc selama 5 bulan mampu menghemat biaya pemusnahan _marine growth_ hingga 99,86% dari 23,2 miliar rupiah menjadi hanya 31,5 juta rupiah.

"Tim PC Prove Cobek berupaya mengatasi tingginya kadar H2S pada gas yang diproduksikan lapangan Tambun dengan inovasi bubur lengket (Burket), yakni campuran dari bahan-bahan besi oksida (Fe2O3), kapur (CaCO3), dan air (H2O). Pemanfaatan burket dipadukan tabung silinder bekas yang telah dimodifikasi mampu menyerap kandungan H2S dalam gas hingga layak jual. Inovasi ini mampu menghemat biaya operasional Pertamina EP Asset 3 Tambun Field hingga 2,69 miliar rupiah," jelas Wisnu. 

Dengan wilayah kerja tersebar dari Bekasi hingga perbatasan Jawa Tengah, saat ini produksi Pertamina EP Asset 3 sebesar 13,116 Barel Minyak Per Hari dan Gas sebesar 262 MMSCFD yang berasal dari Jatibarang Field, Subang Field, dan Tambun Field. 

Baca Juga:

TERKINI

Pertamina EP Asset 3 Tambun Field Salurkan Bantuan Penanganan Covid-19

BEKASI - Pertamina EP Asset 3 Tambun Field kembali salurkan berbagai bantuan untuk dukung upaya Peme [...]

Detik-detik Penangkapan Ganja 500 Kilogram di Bekasi

BEKASI - Badan Narkotika Nasiomal (BNN) tangkap dua orang pembawa ganja seberat 500 kilogram dari tr [...]

Ada Penolakan Pemakaman Protokol Covid-19 di Cikarang, Polisi : Ada Kesalahpahaman

BEKASI - Sebuah video penolakan pemakaman jenazah diduga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di K [...]

Begini Suasana Resepsi Pernikahan Drive Thru

BEKASI - Ditengah pandemi covid-19 resepsi pernikahan berkonsep drive thru menjadi salah satu s [...]

Pelajar SMP Nekat Jadi Begal, Alasannya Untuk Beli Jaket

BEKASI - MGH, satu dari empat pelaku yang berhasil diringkus polisi karena aksi begalnya di Kampung [...]

Pelajar SMP Terlibat Aksi Begal di Cikarang

BEKASI - Seorang pelajar SMP berinisial MGH (14) ketangkap polisi karena jadi pelaku begal di Kampun [...]

Apa Jadinya, Kalau Bekasi Rasa Luar Negeri?

BEKASI - Belakangan akun twitter @txtbekasi mengunggah thread tentang 'Bekasi Rasa Luar Negeri&# [...]

Motor Masuk Tol JORR, Polisi : Pengendara Mabuk

BEKASI - Sebuah video yang direkam oleh warga viral di media sosial. Video itu menampilkan pengendar [...]

Lihat Tingkah Aneh IRT Eko Patrio, Masukin Masker Ke Dalam Celana

BEKASI - Pelawak Eko Patrio mengunggah video CCTV di media sosial instagram pribadinya, Minggu (2/8/20). Video itu be [...]

Terlilit Hutang, Pria Ini Nekat Martil Dua Pemilik Warung di Bekasi Utara

BEKASI - YI (36), pria yang memukul dua orang pemilik warung digelandang ke Polsek Bekasi Utara, Kam [...]