Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Dedi Nurhadi saat jumpa pers, Senin (5/11/19). Foto : bekasi24jam

BEKASI UTARA - Dua pemuda yang tinggal di Kavling Bulak Perwira, Bekasi Utara, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Hal itu akibat kepemilikan senjata api (Senpi) jenis pistol revolver.

Keduanya yakni ARP (22) dan MI (22). Diduga kepemilikan senjata hanya untuk gaya-gayaan.

"Saat diintrograsi senpi itu dibeli dari seorang bernama caplang seharga Rp. 800rb. Belum digunakan untuk aksi kejahatan tapi masih kita dalami," kata Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Dedi Nurhadi, Senin (5/11/19).

Dedi menyebut, kasus itu terungkap berdasarkan informasi dari masyarakat. Kemudian pihaknya melakukan penggeledahan ke rumah kontrakan ARP. 

"Ditemukan senjata api rakitan juga 15 peluru kaliber 38 di sela-sela baju liputan dan di tas pinggang," lanjutnya. 

Kepada polisi, ARP mengaku hanya dititipi oleh MI yang merupakan pemilik dari senpi itu. 

"MI ditangkap di wilayah Rorotan Kaliabang Nain," tuturnya.

Akibat kepemilikan senjata tersebut, polisi mengganjarnya dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau kurungan maksimal 20 tahun penjara.

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan