Ilustrasi Hipnotis

PONDOK MELATI - Seorang pengemudi ojek online, Rengga Virgiawan mengaku menjadi korban dugaan hipnotis oleh orang tidak dikenal di wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (29/10/19) Petang.

Melalui pesan singkat instagram @bekasi_24_jam, Rengga menceritakan awal kejadian saat dirinya tengah mangkal di Cibubur. Saat itu Ia bertemu bapak-bapak yang memintanya diantar ke rumah kontrakan.

"Bapak-bapak minta anter tanpa aplikasi ke Lingkar Luar Tol Jati Warna, katanya mau ke kontrakan anaknya disuruh nge-cat. Di tengah jalan mampir beli cat sama roll-an nya," kata Rengga.

Lebih lanjut, Rengga menyebut, dirinya ditawarkan membantu mengecat kontrakan tersebut. Lantaran iming-iming upah sebesar Rp. 200 ribu, korban mengamini tawarannya terduga pelaku. 

"Pas lagi nge-cat dia bilang mau pinjem motor buat beli kuas sama nasi padang ke depan. Tapi dari jam satu siang sampai jam enam kaga balik-balik," terangnya.

"Sebelum itu saya sempat dibelikan minum larutan, dan rokok sama dia," lanjutnya.

Pemilik kontrakan, kata Rengga, rumah itu belum dihuni. Terduga pelaku baru saja memberikan uang muka Rp. 200 ribu. Tak hanya itu, pria dengan ciri-ciri berkacamata tersebut tidak memberikan identitas serta nomor telepon ke pemilik kontrakan.

"Alasannya besok aja sekalian mau nge-cat," ungkapnya.

Akibat kejadian ini, korban akan melaporkannya ke pihak kepolisian. "Kebetulan STNK saya taruh di dompet, dan dompetnya di dalam jok motor. Jadi saya harus urus ke leasing agar diberikan soft copynya untuk jadi barang bukti," pungkasnya.

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan