BEKASI 24 JAM

Bangunan SDN Karang Rahayu 01 Disegel, Siswa Lompat Pagar


KARANG RAHAYU - Ratusan siswa di Sekolah Dasar Negeri Karang Rahyu 01, Kabupaten Bekasi, terlantar usai bangunan sekolahnya disegel oleh ahli waris pemilik lahan, Senin (28/10/19). 

Dari pantauan bekasi24jam.com, siswa berdatangan ke sekolah seperti biasanya. Namun tidak melalui gerbang sekolah melainkan melalui sela-sela pagar. Bahkan diantaranya melompati pagar.

"Masuk lompat pagar. Pintu gerbangya digembok," ucap dengan nada polos, seorang siswa kelas empat, Rafi, Senin (28/10/19).

Kondisi ini sudah berlangsung sejak tiga hari yang lalu. Para siswa sempat belajar di pelataran sekolah. Suasana belajar itu dinilai tidak kondusif dan mengganggu konsentrasi para siswa.

"Kemarin Sabtu belajar di luar. Engga enak, kepanasan," kata Dinar, Siswa Kelas Enam.

Tidak hanya mengunci gerbang dengan rantai dan gembok. Penyegelan pun terlihat di setiap pintu kelas-kelas sekolah. 

Saat ini pihak sekolah hanya bisa berpasrah sambil menunggu upaya dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 

"Hari Jum'at masih ngajar disini cuma di lorong-lorong. Masih di segel oleh ahli waris. Sudah ada mediasi sekarang masih menunggu. Belum tahu hasil negosiasi," kata Sri Hartati, Guru SDN Karang Rahayu 01.

Diakui Sri, pihak sekolah berinisiatif untuk memindahkan kegiatan belajar mengajar (KBM) ke tempat lain. Proses pemindahan akan dilakukan ke sekolah terdekat atau menunggu tempat yang bisa menampung para siswa.

"Sekarang ini masih kita diskusikan ya. Kita sedih lihat mereka (siswa) kaya gitu. Harapannya biar KBM bisa berjalan lagi seperti biasanya," lanjut Sri.

Lalu apa yang menyebabkan sekolah SDN Karang Rahayu 01 disegel?

Dilansir dari Tribunjakarta.com, sengketa lahan SDN Karang Rahayu 01 Bekasi sudah terjadi sejak lama.

Kedua belah pihak yakni, Pemda Bekasi dan ahli waris saling gugat menggugat hingga akhirnya persidangan memutuskan bahwa pemilik sah lahan merupaka ahli waris atas nama Yakoeb Adrianto.

Bangunan sekolah mereka yang beridiri di lahan sengketa terpaksa disegel oleh ahli waris pemilik lahan yang secara sah memenangkan persidangan.

Aksi penyegelan telah dilakukan sejak, Jumat, (25/10/2019).

Hari itu, perwakilan ahli waris mulai menebar ancaman penutupan sekolah dengan memasang spanduk dan poster berisi penyegelan.

Baca Juga:

TERKINI

Terlilit Hutang, Pria Ini Nekat Martil Dua Pemilik Warung di Bekasi Utara

BEKASI - YI (36), pria yang memukul dua orang pemilik warung digelandang ke Polsek Bekasi Utara, Kam [...]

Hari Ini Layanan GoRide Kembali Beroperasi di Kota Bekasi

BEKASI - Layanan GoRide kembali beroperasi di Kota Bekasi, dengan protokol kesehatan yang berlaku, K [...]

Jadi Tujuan Wisata Pesepeda, Curug Parigi Berbenah

BEKASI - Curug Parigi yang terletak di Pangkalam 5, Bantargebang, jadi lokasi wisata pesepeda dan ma [...]

Pemkot Bekasi Izinkan Ojol 'Narik' Penumpang Muli 9 Juli 2020

BEKASI - Pemkot Bekasi telah mengizinkan ojek online (ojol) mengangkut penumpang. Hal itu disampaika [...]

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Kota Bekasi 6 Juli 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan [...]

Polisi Amankan Motor Tanpa Surat di Stadion Wibawamukti

CIKARANG - Polisi menggelar cipta kondisi di sekitar Stadion Wibawamukti, Cikarang Timur, Kabupaten [...]

Laki-laki Berusia 45 Tahun Tergeletak Bersimbah Darah di Pengasinan

BEKASI - Seorang laki-laki berusia 45 tahun tergeletak bersimbah darah di Jalan Kapuk Raya, RT 04 RW [...]

Cegah DBD, Fatigon Gerakan Aksi Fogging di Tambun

BEKASI - Di tengah kekhawatiran penularan virus Corona, warga mulai mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah dengeu [...]

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Kota Bekasi 2 Juli 2020

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menggelar program SIM keliling di sejumlah lokasi pada bulan Juli 2020. Berikut jad [...]

Temuan 19 Buruh Terpapar Covid-19, Salah Satu Pabrik di Cikarang Tutup Sementara

BEKASI - Sebanyak 19 buruh terpapar Covid-19 di salah satu pabrik wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi [...]