Mural Pasar Proyek. Foto: Bekasi 24 Jam

BEKASI SELATAN - Komunitas mural Insane 37 menggambarkan Pasar Proyek masa lampau. Hal itu membawa Insane 37 menjuarai kompetisi mural yang diselenggarakan oleh Hotel 88 Bekasi. 

Salah seorang diantaranya, Fandi Ahmad bercerita, mengambil tema Pasar Proyek membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengobservasi lokasi tersebut. Bahkan mereka harus mencari referensi nilai sejarah Pasar Proyek melalui internet.

"Observasi beberapa kali mengunjungi Pasar Proyek, kita lihat unsur-unsur yang ada di Pasar itu apa, ternyata di sana banyak toko-toko elektronik, makanya kita gambar di sini lengkap dengan berbagai merek-merek elektronik juga, jadi gambar itu menimbulkan kesan nyata," kata Fandi saat ditemui bekasi24jam.com, Kamis (25/4/19).

Dalam mural yang dibuat, Fandi dan kawan-kawan berkonsep retro pop art. Pria berumur 19 tahun itu beralasan, agar gambar terkesan lebih kekinian.

"Ya kan memang tema kompetisinya itu 'Bekasi Tempo Doeloe, jadi tidak melulu kita tampilkan dengan yang jadul-jadul, kita beri aksen warna yang cerah pada beberapa bagian agar menimbulkan kesan kekinian juga, selain agar enak dipandang, kita juga ingin kasih tahu melalui gambar ini, kalau Bekasi itu ternyata asik," tutur Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta tersebut.

Lebih lanjut, Fandi pun becerita mengenai proses menggambar di areal Hotel yang berlokasi di Sepanjang Jaya, Rawalumbu. Ketiga seniman mural membutuhkan waktu belasan jam.

"Untuk proses kami itu dari jam 12 sampai jam 12 malam, jadi sekitar 12 jam, kalau tingkat kesulitan kita sendiri sih, cuma butuh kesabaran saja, karena mural kita lebih memainkan aksen dan detail, jadi harus telaten," pungkasnya.

Berita Terkait

Terbaru

Berlangganan